Junk Food vs Jajanan Pasar


Di era yang modern ini , berbagai jenis makanan semakin beraneka ragam. mulai dari yang murah sampai yang mahal, mulai dari yang tradisional sampai yang modern. Junk Food dan Jajanan Pasar adalah salah satunya. Keduanya memiliki keunggulan masing, lantas lebih unggul mana antara Junk Food vs Jajanan Pasar ?


Tempat-tempat makanan cepat saji biasanya pasti buka 24 jam dan ada layanan siap antar. Ini juga menjadi tepat saat tengah malam kelaparan. Jajanan pasar untuk ukuran harga masih sangat terjangkau. 
Perbandingan harga terkadang 1:2 per porsi bahkan lebih. Contoh dengan uang sebesar 15 ribu rupiah, agan bisa dapat 2 porsi nasi gudeg daripada 1 porsi ayam goreng cepat saji. Contoh kedua, dengan 10 ribu agan beli 1 porsi french fries, dengan uang yang sama agan bisa membeli 4 pcs arem-arem isi ayam.



Menjaga Kebudayaan Makanan

Negara Indonesia mempunyai buanyak sekali aneka jajanan pasar, tiap daerah bahkan punya ciri khas jajanan pasar. Bicara soal rasa dan nikmat dijamin tak kalah dengan makanan cepat saji yang notabene dari budaya barat. 

Dengan seringnya kita membeli dan memakan makanan jajanan pasar yang juga makanan tradisional, turut menjaga kelestariannya agar terus eksis dan tidak hilang. Ada lhoh makanan tradisional yang sekarang susah sekali nyarinya, entah karena keterbatasan atau kalah pasar. Daripada minuman bersoda lebih mantap minum segelas cendol




Jajanan Pasar Lebih Bergizi

Tak mudah memang menghindari godaan junk food, walau sebenarnya makanan tersebut tak sehat karena tidak mengandung zat gizi bagi tubuh. Sebagai contoh, sebuah apel dan makanan junk food yang sama-sama mengandung kalori sebesar 50 kalori. Meski sama-sama mempunyai kandungan 50 kalori, sebutir apel juga mengandung serat, vitamin, mineral, dan sebagainya. Sementara makanan junk food yang sama-sama mengandung 50 kalori, tidak mempunyai kandungan gizi lain (empty calorie ).

Lantas, apa saja risiko mengonsumsi junk food ? Yang jelas, kalau kebanyakan gula, ujung-ujungnya bisa terkena diabetes. Diabetes merupakan penyakit paling jahat dengan segala komplikasinya, yang berisiko penyakit jantung, stroke, ginjal, dan sebagainya.

Konsumsi garam dalam jumlah besar dan lama juga bisa menimbulkan berbagai penyakit, seperti hipertensi, jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker.sumber  (www.tabloidnova.com)

Sebagai Contoh : Onde-Onde
Onde-onde adalah sejenis kue jajanan pasar yang populer di Indonesia. Kue ini sangat terkenal di daerah Mojokerto yang disebut sebagai kota onde-onde sejak jaman Majapahit. Onde-onde terbuat dari tepung terigu ataupun tepung ketan yang digoreng atau direbus dan permukaannya ditaburi/dibalur dengan biji wijen.




Kenapa Mesti Malu Makan Jajanan Pasar?

Mungkin karena tempat-tempat makanan cepat saji berada di mall, tempat wisata atau nongkrong, jadi sedikit merasa tergiur untuk tergoda. Bisa saja karna pergaulan bersama teman-teman yang harus nongkrong di tempat makanan cepat saji. 
Jajanan pasar kini pun sebenarnya tidak hanya berada di dalam pasar saja. Supermarket / swalayan lokal pun kini juga terdapat menu jajanan pasar. Untuk tubuh yang ingin selalu makan makanan bergizi, kenapa mesti malu makan jajanan pasar?




Sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/54c0cb695a516382738b4579/?ref=homelanding&med=hot_thread             <<<==  KASIH CENDOL YE GAN



Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Junk Food vs Jajanan Pasar"