Cerita dibalik Tugas Maket Tata Letak

ah.... akhirnya nge-blog lagi (bersihin saranglaba-laba) , beberapa hari terakhir ini gw jarang dikos dan nggak sempet nulis apapun diblog. Alasan gue sibuk salah satunya karena tugas maket tata letak. Ya, salah satu mata kuliah yang gue ambil semester ini mengharuskan tugas maket sebagai pengganti UAS. Tugas ini sebenarnya tugas berkelanjutan dari presentasi sebelumnya. gw berlima bersama kelompok gw ada Ahmad, Rani , Ambar sama Wiwik dapat tema bikin perusahaan industri seafood pastry. Kita disuruh membayangkan memimpin sebuah perusahaan yang ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

Diperusahaan ini kita harus mempertimbangkan jumlah karyawan, sistem shiftnya, aliran prosesnya, alat dan mesin di pabrik, penanganan bahan, hingga detail produk kita. Semuanya tidak lepas dari hitung-hitungan yang didasarkan sama logika. Singkatnya kita telah melalui 2 presentasi beserta revisi dari dosen dan tugas akhirnya kita realisasikan bangunan pabrik kita dalam bentuk maket. Seperti yang udah gw bilang, tugas maket ini pengganti UAS jadi harus dibuat semaksimal mungkin. Sebenarnya ditugas ini kita bisa nyewa arsitek atau orang yang ahli bikin maket, tapi karena keterbatasan dana mending ngerjain sendiri lah. 

Bersama kelompok lainnya (5 kelompok lain) kita akhirnya ngerjain bareng di rumah nada. Rumahnya lumayan jauh dari kampus, sekitar 30 menit dari kampus. Kita mulai ngerjain hari senin malam selepas UAS PHP (Penanganan Hasil Perikanan). Ketentuan tugas maket yang harus dibuat pada alas 60 x 40cm, mau nggak mau kelompok gue harus ngerombak total karena kalau pake skala yang kita bikin sebelumnya bakalan sulit bikin bangunannya. Gw sama Ahmad yang bagian itung meneghitung ngerombak semua ukuran bangunan yang bikin kepala setengah pecah mikirnya,  Di malam pertama gw nggak tidur gara-gara kopi laknat yang bikin mata gue kayak ada dua kubu minus magnet yang bertolak belakang. Udah merem, melek lagi. Bersama Adi dan mas Babam dari kelompok sebelah kita bener-bener nggak tidur sampai pagi. 

Hari kedua, siangnya kita pulang ke habitat masing-masing dulu meski maket baru 30%. Gw manfaatkan waktunya buat tidur dan balik lagi ke basecamp (rumah nada) malam hari karena ketiduran. Apesnya pas gw kesitu sempat nyasar ke kebon-kebon. Sampe lokasi langsung dah kerja lagi bersama kelompok gw yang dari bada maghrib udah dilokasi. Dimalam ini gue kembali nggak tidur buat lembur. Kelompok lain juga ada yang nggak tidur. Singkatnya maket kelompok gw finish duluan sekitar jam 2.30 siang. Belum selesai 100% juga sih, tinggal nempel-nempel. Kelompok kita memutuskan untuk nempel dibawah (turun dari kaliurang) biar bawanya gampang. Sampailah kita di tempat makan deket kos Ambar buat nempel2 bangunan dan sebagainya. Kita selesai semua sekitar jam 4an dan pulang ke kos masing-masing. Saat itu hati sungguh lega, bisa istirahat setelah 3 hari 2 malam ngerjain maket yang cuma dihargai 2 sks ini. Besoknya kita ujian tata letak, 30 menit buat ujian tulis dan 30 menit presentasi ke bu fifit dan pak wahdan tentang maketnya. Kami akui masih banyak banget kekurangan dari maket kami dan mendapat beberapa tambahan dari bu Fifit. Tapi Overall bu Fifit mengapresiasi hasil kerja keras kelompok kami (nice).

Dari tugas maket ini, gw sangat puas dengan kerja keras dari member di kelompok pastry. Di kelompok kita nggak ada satu orang bikin satu bangunan. Setiap bangunan bahkan mungkin kita bikin bersama, hanya ada bagian spesialisnya masing-masing. Ahmad yang bagian bacok, Ambar yang bagian motong-motong, Rani bagian hias sama Wiwik bagian bikin asesoris kek kontainer, atap dll. Gw ? ngapain ae ya gw hahahah. yang jelas kita semua berlima bisa berkolaborasi dengan baik dan efektif. Gw juga mengucapkan terimakasih banyak buat nada yang merelakan tempatnya untuk disetting jadi kapal pecah. Sumpah berantakan banget (lupa fotoin karena terlalu asik ngerjain maket). Tapi kita orang yang bertanggung jawab dan tidak lupa buat bersihin setiap selesai. 

Tugas maket ini juga mungkin bakal jadi momen berharga untuk anak THP yang semenster depan jadi semester praktikum terakhir. Setelah semester 6 mungkin bakal jarang ngumpul karena mungkin mau pada fokus sama penelitian masing-masing. Gw bakal ingat setiap detik kita negrjain tugas ini, saling minjem lem UHU, minjem gunting, penggaris, cutter sampai tukeran kertas bahan. Gw nggak bakal lupa joke-joke malam yang bikin gw nggak tidur 2 malam. Gw nggak bakal lupa desahan Usman saat make kursi pijat dan kelakuan dodo yang tidur dibawah meja makan.  Gw nggak bakal lupa setiap kejadian yang mancing tawa hari itu. 

Sebagai penutup gw kasih foto maket hasil kerja keras kelompok 5 (kelompok gw). ini dia :

Hasil kerja hari pertama

udah mau finish

akhirnya jadi juga

gimana, lumayan kan ?

kita punya 3 kontainer

depan mesh yang ada air mancurnya

coba tebak, ini bangunan apa ?

Share this article :
+
Previous
Next Post »
2 Komentar untuk "Cerita dibalik Tugas Maket Tata Letak"

kaka Rizqi selalu hadir diposting ane... nice